Kamis, 07 Januari 2016

Produk Terbaru Sapphire (Kesimpulan Seminar)



Saya akan menjelaskan mengenai hasil seminar 30 November yang lalu yaitu tentang produk terbaru dari Sapphire. Beberapa produk baru yang diluncurkan antara lain R9 300 Series, R7 300 Series, R9 Series, R7 Series, AMD Fire Pro Series, dan HD Series. Saya akan menjelaskan beberapa spesifikasi dari produk – produk tersebut.

1.    R9 300 Series (Sapphire Nitro Edition).
Merupakan seri Sapphie Nitro terbaru yang merupakan evolusi dari teknologi kartu grafis high-end terkemuka yang dibut untuk PC Gamer.

● NITRO R9 380 4G GDDR5 Dual X-OC Version.
Memiliki memory size 4GB DDR5, memory bus 256 bit dan Gpu Core Clock TBA. Cooling yang digunakan adalah dual-x fan, two ball bearing.
● NITRO R9 390 8G GDDR5 Tri X-OC Version.
Memiliki memory size 8GB DRR3, memory bus 512 bit, Gpu Core Clock TBA, output 1x DVI-D, 1x HDMI, 3x DP. cooling yang digunakan adalah Tri-X fan two ball bearing.
● R9 390X 8G GDDR5 Tri X-OC Version.
Memiliki memory size 8GB DDR5, memory bus 512 bit, Gpu Core Clock TBA, dan output 1x-DVI-D, 1x HDMI, 3x DP. cooling yang digunakan adalah Tri-X fan Two Ball Bearing.
● R9 FURY 4G HBM TRI-X (UEFI).
Memiliki memory 4GB DDR5 dengan memory bus 4096 bit dan Gpu Core Clock 1000MHz. cooling yang digunakan adalah Tri-X fans two ball bearing.
● R9 NANO 4G HBM.
Memiliki memory size 4GB DDR5, memory bus 4096 bit, Gpu Core Clock 1000 MHz dan output 1x HDMI 3x DisplayPort. Cooling yang digunakan merupakan single fan.
● R9 FURY X 4G DDR5.
Memiliki memory size 4GB DDR5, memory bus 4096 bit, Gpu Core Clock 1000 MHz, dan output 1x HDMI 3x DisplayPort. Cooling yang digunakan adalah water cooling.

2.    R7 300 SERIES (Dual-X cooling technology).
Menggunakan kartu grafis Sapphire Dual-X yang dapat meningkatkan kinerja dengan melakukan overlock tanpa menghasilkan panas yang berlebih. Produk seri ini antara lain:
● NITRO R7 360 2G GDDR5
● NITRO R7 370 4G GDDR5 Dual-X OC
● R7 370 2G GDDR5 Dual-X OC Version
● R7 360 2G GDDR5 OC Version

3.    R9 SERIES (Sapphire Tri-X edition).
Tri-X series terdiri dari lima heatpipe dan tiga kipas efisien. Heatpipe utama berukuran 10mm, diapit oleh dua heatpipe 6mm yang memastikan pemerataan panas dipendingin. Tiga kipas 90mm menggunakan baling – baling aerofoil untuk aliran udara maksimum dengan tingkat kebisingan yang minimum, dan masing – masing dilengkapi dengan dua set ball bearing anti debu. Produk seri ini adalah:
● VAPOR X-R9 290X 8G GDDR5 Tri-X
● R9 285 2G GDDR5 Dual-X Version
● TOXIC R9 270X 2G GDDR5 with Boost
● VAPOR-X R9 270X 2G GDDR5
● R9 270X 2G GDDR5 Dual-X with Boost.

4.    R7 SERIES (The Vapor-X Series).
Sapphire Vapor-X dirancang untuk mendinginkan setiap komponen pada kartu grafis tidak hanya di GPU saja. dapat dilakukan overlock. Beberapa produk series ini antara lain:
● R7 240 2G GDDR3 with Boost.
● R7 240 1G GDDR5 Dual-X
● R7 260X 2G GDDR5 OC Version
● R7 260X 1G GDDR5 OC Version
● VAPOR-X R7 250X 1G GDDR5 OC Version

5.    AMD FIRE PRO SERIES.
Beberapa produk yang diluncurkan antara lain:
● Fire Pro W7100 8G GDDR5.
Memiliki memory size 8Gb DDR5, memory bus 256 bit, GPU Core Clock 1792 stream proccesors, dan output 4x DisplayPort 1.2. cooling yang digunakan adalah Fan Cooling.

● FIRE PRO W5100 4G GDDR5.
Memiliki memory size 4GB DDR5, memory bus 128 bit, dan GPU Core Clock 768 stream processors. Cooling yang digunakan adalah Fan Cooling.

● FIRE PRO W4100 2G GDDR5.
Memiliki memory size 2GB DDR5, memory bus 128 bit, GPU Core Clock 512 stream processors dan output 4x mini displayport. Cooling yang digunakan adalah Fan Cooling.

6.    HD SERIES.
Produk yang diluncurkan adalah:
● HD 7730 2G GDDR5.
Memiliki memory size 2GB DDR5, memory bus 128 bit, GPU Core Clock 800 MHz, dan output 1x D-Sub, 1x DVI-D 1x HDMI. Cooling yang digunakan adalah Fan Cooling.

● HD 7730 1G GDDR5.
Memiliki memory size 1 GB DDR5, memory bus 128 bit, GPU Core Clock 800 MHz dan output 11x DVI-I, 1x DP 1x HDMI. Cooling yang digunakan adalah Fan Cooling.

● HD 5450 1G GDDR3.
Memiliki memory size 2GB DDR5, memory bus 128 bit, GPU Core Clock 650 Mhz, dan outputnya 1x D-Sub, 1x DVI-D, 1x HDMI. Cooling yang digunakan adalah Heatsink.


Sekian rangkuman dari hasil seminar yang bisa saya share. Semoga bermanfaat! :D

Kamis, 12 November 2015

Contoh Kasus Pengembangan Sistem di Perusahaan.



NAMA                       : Pengembangan Sistem Informasi Perusahaan di McDonald’s.
TUJUAN                   : Mahasiswa mampu menjelaskan Sistem Informasi Perusahaan.
POKOK BAHASAN : Sistem Informasi Perusahaan.
STUDI KASUS         : Monitoring Peforma Penjualan McDonald’s.


McDonald’s berencana membelanjakan $1 miliar dalam lima tahun untuk mengikat semua operasinya dalam jaringan digital real-time (sistem informasi perusahaan). Pada dasarnya, para eksekutif di kantor pusat perusahaan telah mampu melihat setiap detail peforma di setiap toko, pada setiap waktu, melalui sistem informasi perusahaan pasif ini. Setelah dua tahun, McDonald’s menunda program mahal tersebut.
            Pada awal Mei 2013, McDonald’s mengumumkan bahwa ia akan menghapus kerugian $170 juta untuk diskontinuasi pada bulan Desember 2002 dari jaringan innovate digital yang global dan real-time, yang mewakili proyek teknologi informasi paling luas dan mahal merancang dalam sejarah perusahaan. Seratus tujuh puluh juta dollar hanyalah sebagian dari total $1 miliar yang direncanakan McDonald’s untuk biaya innovate yang dimulai pada bulan Januari 2001. Innovate didesain untuk membuat manajemen McDonald’s mengetahui berapa miliar pastel burger, roti kismis, dan nugget ayam dikonsumsi disembarang atau disemua toko pada setiap waktu dalam satu hari. Setiap detail dari setiap waktu dalam satu hari. Setiap detail dari setiap property (diharapkan) tersedia dalam real-time. Proyek miliaran dollar ini gagal, bahkan suatu bisnis sederhana ke dalam perusahaan real-time.
            Cepatnya pertumbuhan membuat McDonald’s ingin menciptakan alat untuk mengendalikan kualitas kunci yang membentuk sukses suatu rantai makanan cepat saji: konsistensi. McDonald’s membuka lebih dari 1700 rumah makan baru dalam satu tahun pada 10 tahun belakangan ini, membuat sistem pengumpulan datanya menjadi ketinggalan zaman. Jaringan Berbasis-Web yang mengirim informasi dengan segera diseluruh bumi diperlukan sedemikian sehinggan para eksekutif bisa memonitor dan dan mungkin mempengaruhi pada basis menit demi menit kemampuan perusahaan untuk membuat produk konsisten kepada pelanggan secara cepat. Jika dihubungkan ke setiap bagian kunci dari peralatan setiap disetiap toko, jaringan digital real-time akan mengizinkan McDonald’s memberikan layanan pelanggan yang lebih baik dengan menggunakan teknologi komunikasi dan informasi untuk memonitor kualitas minyak yang digunakan untuk menggoreng, atau untuk memastikan bahwa masing-masing roti kismis dibakar pada tingkat kegaringan yang sesuai. Itu akan memberi para eksekutif McDonald’s suatu pandangan terperinci menyangkut keseluruhan sistem real-time. Penjualan, waktu layanan, susunan kepegawaian, data rantai persediaan, lokasi vendor, peralatan perbaikan pesanan, dan semua angka kenyataan lain yang dilacak McDonald’s dengan sistem yang dikembangkan secara internal, yang umumnya membuat data tersedia untuk pengambilan keputusan dalam satu minggu atau lebih, bisa dicapai dalam detik melalui browser web. Secara teori, dengan bekerja erat dengan para pemasok dan para manajer toko, perusahaan bisa meningkatkan konsistensi produk.
            Inovasi juga dianggap mengefektifkan pengadaan pelatihan karyawan dan data asuransi. Dengan menggunakan internet untuk menyampaikan informasi pelatihan, seperti bagaimana membersihkan ayam muda untuk digoreng atau menggunakan system POS (point-of-style), McDonald’s berharap mendongkrak sistem pelatihannya menembus platform tersebut. Dengan segera mengumpulkan dan mengirim data ke toko-toko dari kantor perusahaan, para eksekutif bisa memonitor peforma dan memperbaiki langsung. Sebagai contoh, jika toko tertentu tidak mengarahkan orang-orang melalui jalur atau jalan masuk sesuai standar, para eksekutif bisa meminta manajer local untuk menambah karyawan lain atau untuk meningkatkan waktu layanan. Jika produk tertentu tidak bergerak naik, para eksekutif bisa menyelidiki apakah iklan in-store sudah pada tempatnya.
            Rantai persediaan juga akan dimonitor. Setiap item dari gudang ke toko bisa dilacak dalam hitungan detik. Jika ada kemajuan pada toko tertentu Big Mac’s, persediaan bisa dialihkan. McDonald’s bisa merespons permintaan pelanggan dengan cepat, dan menarik keuntungan keuangan substansial dari efisiensi tersebut. pada sisi lain, memonitor dari jarak jauh dan pada akhirnya adalah mengelola dari jarak jauh, membuat system tidak menjadi tanggung jawab para manajer toko. Akhirnya, jaringan berbasis-internet akan menghubungkan 3000 lebih restoran dan 300 vendor dalam 24 jam penuh, tujuh hari perminggu, ke system back-office dikantor perusahaan di Oak  Brook. Hal ini akan memberi para eksekutif McDonald’s suatu gambaran lengkap seketika mengenai operasi perusahaan diseluruh dunia, dan dalam teori, kemampuan untuk bertindak dengan cepat ketika diperlukan untuk menyesuaikan penyebaran persediaan dan promosi untuk memenuhi permintaan. Sekitar $170 juta dibelanjakan untuk “riset dan pengembangan” Innovate untuk mengefektifkan rantai persediaannya dan meningkatkan operasi hariannya. Perusahaan perlu mencapai peningkatan penjualan sedikitnya 1.5 persen atau sekitar $231 juta pertahun, untuk mengganti pengeluaran awal tersebut. Angka 1.5 persen adalah diluar tiga sampai lima persen penjualan tahunan yang telah diproyeksikan McDonald’s.
            Usaha pertama McDonald’s pada system data perusahaan skala-besar dan reall-time telah gagal. mcDonald’s tidak punya pengalaman dibidang tersebut, , membelanjakan terlalu banyak uang, dan hanya punya sedikit reputasi untuk menunjukkan hal itu. McDonald’s tidak dikenal karena teknologi atau penghargaan level-eksekutif dan pemahaman teknologi. Petrus Abell, analis dari AMR Reserch mengatakan bahwa “jaringan global real-time akan menelan dana besar, bahkan bagi organisasi teknologi informasi yang paling ambisius sekalipun. Mengkonfigurasi dan mengintegrasikan perangkat lunak yang diperlukan untuk komunikasi Oak Broak dengan 30.000 lebih lokasi yang beberapa diantaranya berada didunia ketiga dimana konektivitas broaadband masih sekedar mimpi, merupakan hal fantastis ketimbang kenyataan.” Abell melanjutkan, “tantangan riil adalah menentukan apakah ada manfaat biaya yang cukup memadai yang membuat proyek itu layak dilakukan.”
            “Masalah terbesar yang dihadapi perusahaan  seperti McDonald’s adalah membuat bandwith kecepatan tinggi disetiap lokasi,” kata Abell. “Beberapa bagian AS masih tidak mempunyai konektivitas kecepatan tinggi yang dapat diandalkan. Dan mereka internasional. Jadi, masalah ini bisa sangat problematic.”
            Meskipun perusahaan sedikit menunjukkan semangat atau keahlian dalam implementasi system informasi skala-besar ketika innovate diinisiasi, para eksekutifnya menganggap mereka dapat melakukan sesuatu seperti yang dilakukan Wal-Mart teerhadap infrastruktur teknologi inti mereka. Apa yang mereka dapatkan adalah keahlian mereka dalam pengembangan dan produksi-massal makanan siap saji kecil relevansinya dengan integrasi dan implementasi perangkat lunak.

Pertanyaan kasus:
1.      Mengapa informasi perusahaan McDonald’s, McSystem ditunda?
2.      Apakah system hemat biaya akan bertahan hidup?
3.      Masalah apa yang dihadapi system informasi perusahaan McDoanld’s?

Jawaban:
1.      Perusahaan McDonald’s menunda McSystem karena McDonald’s tidak punya pengalaman dibidang tersebut, membelanjakan terlalu banyak uang, dan hanya punya sedikit reputasi untuk menunjukkan hal tersebut. McDonald’s tidak dikenal karena teknologi atau penghargaan level-eksekutif dan pemahaman teknologinya.

2.      McDonald’s  masih bisa mengandalkan sistem hemat biaya untuk beberapa tahun kedepan, walaupun ada beberapa hal-hal yang harus di perbaiki sedikit tetapi tidak menyulitkan perusahaan, karena perusahaan tersebut akan terus melakukan pengembangan sistem informasi tanpa mengandalkan sistem yang sudah gagal dan dapat melakukan inovasi baru dengan cara yang lain.

3.      Masalah yang dihadapi sistem informasi perusahaan McDonald’s adalah membuat bandwith kecepatan tinggi di setiap lokasi. Karena beberapa bagian dari AS yang masih tidak mempunyai konektivitas kecepatan tinggi yang dapat diandalkan.